Viral, Oknum ASN Puskesmas Palika Diduga Jarang Ngantor, Wakil KOMUNITAS AKTIVIS MUDA INDONESIA Rohil Angkat Bicara, Minta Sanksi Disiplin Tegas di Berlaku

Hal itu menuai protes dari Komunitas Aktivis Muda Indonesia (KAMI) Kabupaten Rokan Hilir.

Masrianto menilai, jika benar demikian, Oknum tersebut dapat dikenakan sanksi disiplin ASN yang telah disahkan Pemerintah secara resmi melalui Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

“Percuma Bupati Rohil selalu menekankan atau mengingatkan bagi ASN untuk bekerja secara profesional dalam meningkatkan pelayanan publik jika hal ini tidak sejalan dengan arahan pemimpin yang inginkan birokrasi negeri ini lebih baik,ini adalah contoh yang kurang baik dan harus ada sanksi yang tegas dari pemerintah daerah, “Kata Masrianto Wakil Ketua KAMI Rohil tegas. Jumat (26/01/2024) di Bagansiapiapi.

Ulah oknum ASN yang jarang masuk kantor tersebut menurut Masrianto tidak saja berpotensi dapat merugikan masyarakat malah negara lebih berpotensi mengalami kerugian akibat membayar gaji serta tunjangan yang bersangkutan.

“KAMI akan kawal kasus ini hingga tuntas, mudah mudahan dengan begitu dapat menjadi contoh yang baik bagi ASN di Rohil agar lebih iklas bekerja dan penuh semangat sesuai koridor peraturan yang berlaku, semu demi kemajuan Rokan Hilir tercinta, ” Pungkasnya.

Sebelumnya, viral diberitakan Oknum ASN berinisial MA yang bertugas di Puskesmas Panipahan Rohil diduga pernah tidak ngantor selama berbulan-bulan. Informasi tersebut disampaikan oleh seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya.

“tahun 2022 kemarin MA mengurus segala keperluan anaknya guna masuk polisi di Medan Sumatera Utara, infonya dia sampai ngontrak rumah selama berbulan-bulan disana,” Kata Narasumber. Senin (22/1/2024) dilansir dari berbagai sumber.

Ditambahkan narasumber selain kebiasaan MA yang sering bolos ngantor, MA juga diketahui membuka praktek Bidan dirumahnya yang diduga tidak memiliki izin.

Terkait informasi tersebut MA saat dikonfirmasi melalui whatsapp pribadinya enggan menanggapi pertanyaan wartawan. Justru Wartawan dihubungi oleh seorang lelaki yang mengaku sebagai suami MA dan mencoba mengancam wartawan.

“Kenapa hanya MA yang kau permasalahkan, di puskesmas itu banyak yang jarang masuk, saya juga bisa jadi wartawan, saya juga bisa jadi orang jahat, dimana kau sekarang, jumpa kita, biar kau tahu siapa saya,” Kata Suami MA

Berbeda halnya dikatakan Kepala Puskesmas Panipahan Nurhayati. Dia membantah kalau stafnya itu tidak masuk berbulan-bulan lamanya melainkan hanya beberapa hari saja.

“Staf saya MA itu tidak betul selama 3 bulan tidak masuk kerja, dalam satu bulan ada beberapa hari tidak masuk dan dia pun tak masuk berdasarkan surat, ada surat izinya sama saya, setelah masalahnya selesai dia aktif sampai sekarang. Masalah selama beberapa hari dia tidak masuk waktu tu sudah pernah kami panggil dan buat surat teguran,” Ujar Nurhayati.

Awak media mencoba mendatangi Puskesmas Panipahan untuk melihat langsung terkait absensi kehadiran MA pada tahun 2022 namun dikatakan Pihak Puskesmas melalui kasubbag tata usaha bahwa untuk rekap fisik absensinya sudah dikirim ke dinas kesehatan namun untuk filenya ada di komputer kantor tapi saat ini sedang rusak.

 

Editor: Redaksi

 

Sumber: https://gemuruhnews.com/waduh-oknum-asn-puskesmas-panipahan-rohil-diduga-berbulan-bulan-tidak-ngantorkapus-bantah-prihal-itu/

https://www.topriaunews.com/2024/01/waduh-oknum-asn-puskesmas-panipahan.html